Header Ads

Sumber Bunyi dan Cara Memainkan Musik Tradisional

 

cara memainkan musik tradisional

SENITULAR - Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun dan dipertahankan kelestariannya serta digunakan sebagai sarana hiburan masyarakat. Tiga komponen yang saling mempengaruhi terhadap musik tradisional di antaranya, seniman, musik itu sendiri dan masyarakat penikmatnya.

Ketiga komponen tersebut sangat menentukan dalam mempersatukan persepsi antara pemikiran seniman dan masyarakat tentang usaha bersama untuk mengembangkan dan melestarikan seni musik tradisional serta menjadikan musik trasidional sebagai perbendaharaan seni di masyarakat sehingga musik tradisional lebih menyentuh tidak saja sebagai sarana hiburan masayarakat tetapi juga dapat meningkatkan pendapatan daerah dan pendapaan pada sektor komersial umum.

Sumber Bunyi Musik Tradisional

Untuk lebih mengenal lebih dekat alat musik tradisional kita dapat dikategorikan menjadi beberapa kelompok. Berdasarkan sumber bunyi, alat musik tradisional terdiri dari, di antaranya :

Membranofon

Membranofon adalah golongan alat musik yang sumber bunyinya berupa membran atau selaput kulit yang dipasang pada sebuah kotak atau tabung. Bunyi pada alat ini ditimbulkan oleh getaran kulit yang dipukul. Contohnya genderang, tambur, gendang, rebana, tifa dsb.

Aerofon

Alat musik dalam golongan ini, sumber bunyinya berupa udara atau aero. Udara yang menyebabkan getaran diatur oleh lubang-lubang atau lidah yang ada pada alat musik tersebut. Ada dua cara memainkan alat musik aerofon, yaitu ditiup dan dipompa. Contohnya seruling bambu dan serunai (mirip seruling namun lebih kecil).

Ideofon

Golongan ini bunyinya berasal dari getaran alat musik itu sendiri. Contohnya gong, angklung, gambang, dll.

Kardofon (Chordophone)

Kardofon memiliki sumber bunyi berupa corda/tali/senar/dawai yang bergetar. Ada tiga cara memainkan alat musik kardofon yaitu digesek, dipetik, ataupun dipukul. Contohnya rebab, kecapi, panting dsb.


Baca Juga : Alat Musik Tradisional yang Berasal dari Berbagai Negara

Cara Memainkan Alat Musik Tradisional

Ada tiga instrumen musik tradisonal dalam cara memainkannya. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Instrumen Musik Perkusi

Perkusi adalah sebutan bagi semua instrumen musik yang teknik permainannya di pukul, baik menggunakan tangan maupun stik. Dalam hal ini beberapa instrumen musik yang tergolong dalam alat musik perkusi adalah gamelan, gendang, babun, kecapi, arumba, talempong, sampek dan kolintang, rebana, bedug, jimbe dan lain sebagainya.

Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam, gamelan berasal dari daerah Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat disebut dengan Degung dan di Bali disebut Gamelan Bali.

Satu perangkat gamelan terdiri dari instrumen saron, demung, gong, kenong, slentem, bonang, peking, gender dan beberapa instrumen lainnya. Disamping itu gamelan mempunyai nada pentatonis/pentatonic.

Gendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit hewan (kambing/sapi). Gendang, kendang atau babun dapat dijumpai di banyak wilayah Indonesia. Di daerah Jawa Barat kendang mempunyai peranan penting dalam tarian Jaipong, japen dsb. Di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali kendang selalu digunakan dalam permain-an gamelan baik untuk mengiringi tarian, wayang dan ketoprak.

Tifa adalah alat musik sejenis kendang yang dapat di jumpai di daerah Papua, Maluku dan Nias. Rebana adalah jenis alat musik yang biasa di gunakan dalam ke-senian yang bernafaskan Islam. rebana dapat dijumpai hampir di sebagian wilayah Indonesia.

Kecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerah Jawa Barat. Bentuk organologi kecapi adalah sebuah kotak kayu yang di atasnya berjajar dawai/senar, kotak kayu tersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai kecapi adalah siter dari Jawa Tengah.

Arumba (alunan rumpun bambu) berasal dari daerah Jawa Barat. Arumba adalah alat musik yang terbuat dari bahan bambu yang di mainkan dengan melodis dan ritmis. Pada awalnya arumba menggunakan tangga nada pentatonis namun dalam perkembangannya menggunakan tangga nada diatonis. Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau. Talempong adalah alat musik bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, si, do).

Sampek (sampe/sapek) adalah alat musik yang bentuknya menyerupai gitar berasal dari daerah Kalimantan. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang dipenuhi dengan ornamen/ukiran yang indah. Alat musik petik lainnya yang bentuknya menyerupai sampek adalah Hapetan dari daerah Tapanuli, Jungga dari Sulawesi Selatan.

Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa. Alat musik ini mempunyai tangga nada diatonis yang semua instrumennya terdiri dari bas, melodis dan ritmis. Bahan dasar dibuat dari kayu dan cara untuk memainkan alat musik ini di pukul dengan menggunakan stik.

Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur, sasando ini terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di buat dari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.

Instrumen Musik Gesek

Instrumen ini dimainkan dengan tongkat gesek. Pada tongkat gesek ini direntangkan dawai atau senar, yang nantinya digesekan pada dawai alat musik, sehingga bergetar dan berbunyi.

Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah rebab. Rebab berasal dari daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi). Rebab terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis.

Instrumen musik tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang resonatornya terbuat dari tempurung kelapa. Rebab jenis ini dapat dijumpai di Bali, Jawa dan Kalimantan.

Instrumen Musik Tiup

Instrumen tiup adalah alat musik yang cara memainkannya dengan ditiup. Alat ini biasanya mempunyai lubang-lubang kecil untuk ditutup dengan jari-jari. Contohnya adalah suling, dan terompet. Suling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu hampir semua daerah di Indonesia dapat dijumpai alat musik ini.

Saluang adalah alat musik tiup dari Sumatera Barat, serunai dapat dijumpai di Sumatera Utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40 – 100 cm dengan garis tengah 2 cm.

Tarompet, serompet, selompret adalah jenis alat musik tiup yang mempunyai 4 – 6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Seni musik tradisional yang menggunakan alat musik seperti ini adalah kesenian rakyat Tapanuli, Jawa Barat, Jawa Timur, Madura dan Papua.***

No comments

Powered by Blogger.